Sweetest Nightmare

Berani Bermimpi adalah Berani Mengambil Risiko dan Kesempatan

| 27 | 08 |


Kembali pada hari yang sama.
Namun aku memilih diam. Seperti yang kamu lakukan. Tidak ada sapa atau ramah. Hanya kita dengan jarak yang membuat kita saling terdiam.

Terkungkung dalam sepi dan sunyi. Aku menatap lagi langit yang bertabur sedikit bintang. Menghentikan harapanku tentang senyum yang mungkin terkembang. Senyum yang telah lama pudar entah kemana.

Kucukupkan mengeja dalam hati tentang setiap pertemuan. Kucoba melupakan. Menanggalkan semua bentuk ingatan tentang janji dan kecupan angin. Hingga aku di sini. Menyeduh bahagia bersama pagi dan malam.

Does not everything depend on
our interpretation of the silence around us?
- Lawrence Durrell


Picture here

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Clock

Meeting Room

About Me

Foto Saya
Asmara Nengke
Solo, Indonesia
Not too simple, just unique, extraordinary and limited-edition. Others' big words mean nothing to me.
Lihat profil lengkapku

Kanca-Kanca

Talk to Me

Up to Date